Asap rokok mengepul dan
puntung rokok berserakan mudah terlihat di seluruh sudut Kota Jakarta. Memang,
hingga saat ini, banyak warga Ibu Kota merokok dengan bebas di tempat-tempat
umum. Para perokok itu mengetahui Peraturan Daerah (PERDA) Larangan Merokok
sudah berlaku. Toh, dengan berbagai alasan, tetap saja mereka merokok. Ada yang
mengaku takut, tapi tetap merokok lantaran sudah kecanduan. Ada pula yang
merokok dengan alasan untuk menghilangkan rasa kantuk. Macam-macam memang
alasannya.
Kebiasaan merokok memang telah menjadi
wadah berbahaya di Indonesia. Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan,
Indonesia merupakan negara terbesar ketiga di dunia dengan jumlah pengguna
rokoknya. Di indonesia, sekitar 428 ribu orang per tahun atau 1.172 orang per
hari tewas akibat rokok.
Peraturan Daerah DKI Jakarta
Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Udara atau disebut pula Perda Larangan
Merokok telah berlaku sejak 3 Februari 2006. Peraturan ini ditujukan untuk
mengurangi masalah merokok di Ibu Kota. Pelanggar peraturan bisa terkena sanksi
enam bulan penjara dan denda hingga Rp 50 Juta. Hanya saja, efektif tidaknya
peraturan ini tergantung pada warga Jakarta sendiri.
Sumber :
Liputan6.com, 21 November 2008
Buku : Bahasa Indonesiaku Bahasa
Negeriku, 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar